Artikel

Breaking News

http://suarapapua.com/wp-content/uploads/2016/09/
Pemain sepakbola PON Papua sebelum laga perdana melawan tim
Kalimantan Timur, Rabu 14 September 2016. (Foto:.)




20 september 2016

JAYAPURA, Wenepapuanews — Tim sepakbola Papua menatap babak delapan besar Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 Jawa Barat, dengan status juara grup C. Tantangan berat bakal dihadapi skuat besutan Chris Leo Yarangga.

Tantangan tersebut tentu bukan tanpa alasan. Tujuh tim lain yang lolos dari babak penyisihan grup, sudah teruji kemampuannya dengan target harus juara.

Lihat saja tim tuan rumah, Jawa Barat, yang jauh hari sudah menargetkan juara di ajang PON ini.


Lihat saja tim tuan rumah, Jawa Barat, yang jauh hari sudah menargetkan juara di ajang PON ini.

Enam tim lain, yakni Kalimantan Timur, Bangka Belitung (Grup C), Jawa Tengah (Grup A), Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Sumatera Selatan (Grup B), juga tak bisa dianggap enteng. Kontestan babak 8 besar sudah mewakili provinsi yang selama ini identik dengan fanatisme sepakbola di kompetisi domestik, Indonesia Super League (ISL) misalnya.

Khusus tim Papua, lolos ke babak 8 besar setelah pada laga terakhir menang atas kesebelasan Gorontalo dengan skor tipis, 1-0. Kemenangan juga diraih dalam dua pertandingan. Laga perdana, Papua menang atas juara bertahan Kalimantan Timur dengan skor 2-0, dan mengalahkan Bangka Belitung dengan skor 2-0.

Baca juga: Dua Kali Menang, Sepakbola PON Papua Pimpin Grup C

Bertanding di stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Jawa Barat, Minggu (18/9/2016) malam, gol bagi Papua dicetak oleh gelandang serang Yan Pieter Nasadit pada menit 37 babak pertama. Gol tercipta melalui tendangan bebas dari luar kotak penalti lawan.

Chris Leo Yarangga akui kemenangan kali ini berkat displinnya para pemain muda Papua di lapangan hijau. Pemain Gorontalo bahkan dibuat pusing karena ketatnya barisan pertahanan Papua.

Ia juga akui banyak peluang didapat Yudi Mambrasar dan kawan-kawannya. Hanya saja, kata mantan striker PON XIII dan Persipura ini, peluang tersebut selalu diamankan kiper Gorontalo yang dinilai bermain cemerlang di laga ini.

Secara umum, diakuinya, tim Gorontalo sejatinya hebat karena mampu meladeni dengan sangat intens seoanjang pertandingan walau akhirnya dewi fortuna tak memihak kesebesan dari Pulau Sulawesi itu. Anak-anak Papua memberi perlawanan luar biasa. Stamina pemain bahkan terkuras di laga ketiga.

Kehadiran dua pemain muda dari Persipura senior, Osvaldo Haay dan Muhammad Taher, cukup berkontribusi bagi tim Papua. Yarangga memberi jempol kepada kedua pemain muda yang menurutnya, sangat membantu perjuangan tim Papua di ajang PON XIX.

Baru tiga bulan menangani tim pascapergantian kepala pelatih, Chris sudah memberi “lampu hijau”. Setidaknya, menjawab target lolos dari fase penyisihan grup. Satu tahap krusial sudah berhasil dilaluinya dengan hasil memuaskan. Fredy Jefferson Isir Dkk menapak babak perdelapan final dengan kepala tegak.

Dipastikan, persaingannya sangat ketat. Tim pelatih tentunya sudah punya referensi terhadap kekuatan tim kontestan babak 8 besar. Melalui cuplikan video maupun menonton langsung laga dari kesebelasan lain di fase penyisihan.

Target emas dari cabor sepakbola, sebagaimana dilontarkan Gubernur Lukas Enembe usai laga perdana melawan Kalimantan Timur di stadion Wibawa Mukti, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (17/9/2016), setidaknya menjadi beban moril bagi tim pelatih, juga para pemain di setiap laga.

Mengulang prestasi emas tim sepakbola Papua pada PON 2004, adalah harapan publik hari ini.

Pengamat sepakbola nasional, termasuk dari Papua, dilansir sejumlah media, memprediksi, peluang terbuka lebar bagi tim sepakbola Papua di PON XIX. Dengan catatan, tidak anggap remeh kesebelasan lawan. Apalagi lawan tanding adalah tim provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Selatan, belum pernah berjumpa sebelumnya. Maka, memang patut diwaspadai.

Tak ada pilihan selain wajib menangkan setiap partai di perdelapan final. Dan, yang terpenting, fokus dan tetap andalkan Tuhan.

sumber:satuharpan.com

Tidak ada komentar