Pemogokan berakhir di situs US tambang Freeport Indonesia
senin,10 september 2016
![]() |
| pandangan umum dari kantor dan staf perumahan Freeport di Tembagapura, dekat kompleks Freeport McMoRan Grasberg tambang, salah satu tambang emas dan tembaga terbesar di dunia, di provinsi Papua timur terpencil di Indonesia © Olivia Rondonuwu (AFP / File) |
Timika, Papua (Wenepapuanews) - Ribuan pekerja tambang tambang Grasberg PT Freeport Indonesia Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua, mulai kembali bekerja setelah lebih dari seminggu di pemogokan mulai 28 September 2016.
Seorang penasihat hukum untuk pemimpin serikat pekerja setempat, Tri Puspita, mengatakan para pekerja mulai bekerja pada hari Sabtu setelah kesepakatan dicapai dengan manajemen PT Freeport Indonesia.
"Mulai Sabtu mereka mulai bekerja lagi," kata Tri Puspita di Jakarta, Minggu.
Dia mengatakan para pemimpin serikat menerima tawaran dari manajemen perusahaan bonus tambahan 15-17 persen efektif sejak 5 Oktober 2016.
Adapun permintaan pekerja untuk evaluasi kinerja sejumlah staf dari Operasi Grasberg, akan dilakukan dalam tiga bulan ke depan, ia menambahkan.
PT Freeport Indoensia, anak perusahaan dari AS McMoRan Cooper and Gold memiliki emas yang besar dan tambang tembaga di Papua. (*)

Tidak ada komentar