Artikel

Breaking News

Akulah Seorang Aku








https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg3xlhFQouB4VIkIlkjCapZ546ER4N2N6yW_QRrUw9gSchMBCnNaaEZObQq7OlKZB5hmYc93tgT5RiWkHNc_IJusI-igkCqrajAxB7-gEjCNLWdSmtFmePAND7Gvuv_WVWdT2qwBZz3rO4/s640/
Ilustrasi (Foto: Edmon/ST)

Aku hanyalah seorang aku
pemilik seisi Alam Papua
yang kian Lama kekayaannya Kian Habis
dikuras Pemangsa Ajaib.


Akulah hanyalah seorang aku
yang ingin hidup bebas
Tanpa diatur Makluk Asing
tidak juga Penjajah Ajaib_ku.

Aku hanyalah seorang aku
yang hari-harinya Ku habiskan di Terik Mentari
mencari Hak Kebebasanku
demi anak cucu_ku di hari Kelak.

Aku hanyalah seorang aku
Yang mempunyai Sepujuk Meghaphon
untuk Beriak Pentingnya  Nilai Kemanusiaan
bagi Kaum tertindas.

Aku hanyalah seorang aku
Yang mampu mendidik_Mu tentang
Betapa pentingnya Hak Kebebasan Hidup sesama
Di Negeri ini.


Aku hanyalah seorang aku
Yang tidak Ingin Tawaran yang besar
Sekalipun satu Pulau tawaran_nya
Yang Aku Mau Hanya satu Yaitu Bebas “Merdeka”.

Tidak ada komentar